Langsung ke konten utama

印輔班心得



印輔班心得

2017 年 6 月 28 日,沒想到印輔班開始了。這是我第一次自己去台灣,離開家裡的時刻。那天,我覺得非常緊張也很怕因為在台灣沒有任何親戚,且父母沒有跟我一起去。在印尼的時候,聽說參加印輔班是不錯的選擇,可是一定要願意感受到很大的壓力,不能亂學因為考上大學是不容易的事情;讓我越緊張。第一天開學,我覺得3B同學都是陌生人,也以為老師很嚴格(好想輔導員)。不過竟然,我們班的老師非常熱烈地歡迎我們,讓我覺得很舒適。雖然她叫嚴老師, 可是她並不嚴。那兩個星期,我覺得很辛苦,規定很嚴,每天需要學到熬夜,有時候也讓我想放棄。可是考上大學以後,印輔班忽然變成更輕鬆了。不必再熬夜念書,也不再受到很大的壓力。這七個星期,我學了很多新的東西,給我好多的經驗。在教裡,老師叫我們做口頭報告和寫作報告,叫我們拍電影,也有幾次叫我們完成任務卡 (讓我們問一問台灣人的意見)。除了教室內的互動,印輔班也讓我認識很多新朋友。我覺得若不參加印輔班,我可能會後悔,因為我受到的辛苦不如我學到的經驗。印輔班給我很多好的記憶,也帶來良好的結局。希望大家的想法像我一樣 >v<

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kota Jakarta

Kota Jakarta   Ternyata, kota Jakarta tidak seburuk yang kubayangkan, namun tidak juga seindah yang kuimpi kan. Bukan hanya pemandangannya tapi juga transportasinya, tempat-tempat kunjungannya, maupun masyarakat yang tinggal di dalamnya. Tumbuhan hijau yang banyak dan tertata rapih, kendaraan yang berlalu-lalang di jalanan yang mulus, halus dan indah, pejalan kaki yang menyeberang dengan tertib, pengemudi yang mematuhi peraturan lalu lintas ….. itulah sebagian kecil dari impianku untuk kota Jakarta. Memang begitu mudah untuk mengutarakan pikiran ini, namun begitu sulit untuk melaksanakannya. Aku sempat berpikir, apa yang dapat kulakukan untuk kota Jakarta – Indonesia – yang kucintai ini? Mungkinkah saat ku besar nanti aku menjadi seorang sastrawan yang terus menulis? Atau mungkin, di siang hari yang terik aku sendiri yang menyingkirkan dedauan kering itu? Atau mungkin aku adalah salah seorang yang berpartisipasi dalam pembersihan kali? Aku tau, walaupun aku bisa tapi belum...

Jakarta + hujan deras = ...

Sebuah peristiwa yang sulit membuatku belajar banyak hal... Senin, 9 Februari 2015                Sebuah peristiwa 2 tahun yang lalu pun terulang. Hujan deras kembali mengguyur kota Jakarta yang ramai ini. Jalan raya yang awalnya kering, kini terlihat seperti sungai yang mengalir. Sungai itu tidak lain adalah banjir. Ketika banjir, aku bisa melihat berbagai macam ekspresi orang. Ada yang senang, ada pula yang menggerutu, tapi ada juga yang tetap bersyukur. Peristiwa ini juga membuatku bisa belajar dan merefleksikan banyak hal...                Pagi itu aku masuk sekolah. Hujan deras terus turun membasahi jalan. Awalnya, aku mengira bahwa hanya sedikit dari kami yang masuk, tapi ternyata dugaanku salah. Pelajaran berlalu seperti biasa. Namun, ketika hujan tidak henti-hentinya turun dengan deras, banyak dari kami yang bersemangat untuk pulang...

Yang Baru dari Tuhan

Yang Baru dari Tuhan Saat aku tersesat Aku tidak dapat melihat sekelilingku Gelap … Hitam … Semua tidak terlihat Harapan yang dulu terang di depanku Kini menjadi hampa dan kosong Sejumlah cara yang dulu terkumpul Kini menjadi serpihan debu yang tersimpan Walau begitu Takkan ada seorangpun yang dapat menolongku Atau memberi harapan padaku Karena ku tahu bahwa mereka tidak mampu Di saat yang hampir bersamaan Ada suatu harapan baru Muncul, tiba di depanku Walau kecil kemungkinan untukku dapat meraihnya Harapan itu langka Tidak semua orang mendapatkannya Karena itu ku’kan berusaha menggapainya Meski ku tahu sangat sulit untuk memperolehnya