Berbagi Cerita di
Hari Natal
Natal di zaman ini sudah terlalu berbeda dengan natal zaman
dahulu. Hari yang begitu agung dan ajaib kini menjadi seperti hari raya biasa,
bahkan sangat biasa...
Kemarin aku baru saja merayakan malam natal di gereja. Aku
senang karena masih bisa merayakan natal bersama keluarga dan temanku. Namun,
aku sedih karena tidak semua keluargaku berkumpul bersama untuk beribadah.
Ayahku tidak...
Tadi pagi, karena terlalu lelah maka aku terbangun telat.
Ketika bangun, hal pertama yang aku ingat adalah "wow hari ini hari NATAL
dan aku bangun terlalu siang". Aku melihat (di televisi) ada gereja yang
sedang beribadah, ada pula yang sedang mempersiapkan untuk ibadah nanti. Aku bertanya
pada diriku "Berapa banyak orang yang merayakan NATAL hari ini? (dan) Apa NATAL
bagi mereka?"
Di malam natal, ternyata selain gereja yang ramai shopping mall juga ramai. Di mana-mana
terpajang gambar si Bapak tua berjenggot yang disebut sebagai santa claus. Sadar atau tidak, figur
natal sudah berubah. Mungkin tulisan merry
christmas kurang tepat karena yang lebih tepat adalah merry santamas. Aku sedih melihat hal ini dan berharap semua
kembali seperti semula… semula yang benar …
Komentar
Posting Komentar